🦈 Cara Membuat Lampion Dari Bambu
TempatPensil Yang Terbuat Dari Bambu Sederet Tempat Cembungkan lampion sederhana tersebut supaya tampak lebih menarik. Lampion dari bambu sederhana. Step 2 membuat tulang dasar lampion terbang. Selanjutnya, kamu perlu meregangkan bintangmu untuk meletakkan batang bambu pengganjalnya. Buat lingkaran dari bambu yang telah disediakan sebelumnya
Dibawah ini akan saya paparkan sebuah instruksi lengkap mengenai cara membuat lampion dari bambu dengan bentuk bintang. Lampion ini nantinya bisa digunakan sebagai dekorasi beranda rumah, taman, atau untuk diikutkan dalam festival lampion. Untuk instruksi yang lengkap beserta gambar, dapat anda lihat di cara membuat lampion dari bambu berikut ini.
Caramembuat lampion yang bisa dilakukan sendiri menggunakan bahan kertas, untuk memeriahkan perayaan Imlek. Pada awalnya lampion terbuat dari bordiran kain sutra, kain bahan, dan kulit binatang. Seiring berjalannya waktu pada zaman dinasti Han Timur pada tahun 25-225 masehi telah di temukan teknik baru tentang cara membuat lampion dengan kertas oleh Cai Lun.
Usahamembuat Lampion dari bahan benang jahit merupakan jenis usaha yang memiliki target pasar yang masih sangat luas. Lampion ini biasanya digunakan untuk lampu tidur dan hiasan.Karya yang satu ini salah satu contoh handmade yang memiliki prospek bisnis dan usaha yang sangat menguntungkan namun tentunya dengan modal kecil.
CaraMembuat Lampion dari Bambu dengan Bentuk Bintang. Di bawah ini akan saya paparkan sebuah instruksi lengkap mengenai cara membuat lampion dari bambu dengan bentuk bintang. Lampion ini nantinya bisa digunakan sebagai dekorasi beranda rumah, taman, atau untuk diikutkan dalam festival lampion. Langkah 1: Memulai dan Menyiapkan
Caranyapun cukup mudah. 3122019 Jika dahulu lampion dibentuk dari kerangka bambu kini lampion bisa dibentuk dari segala macam benda salah satunya botol bekas. Bagi Anda yang merayakan Tahun Baru Imlek pasti sudah tak asing dengan lampion. Cara membuat lampion pun juga berbeda-beda ada yang sangat sulit ada yang mudah sekali dibuat.
Kerajinanlentera atau kerajinan lampu hias ini menggunakan kaleng bekas sebagai bahan pembuatannya, dalam pengaplikasiannya tidak hanya terbatas dan cara membuat lampion dari kaleng susu, tapi bisa juga menggunakan kaleng bekas lainnya.Kerajinan tangan dari kaleng bekas dan cara pembuatannya ini akan terlihat sangat cantik jika anda pasang di taman, dinyalakan pada sore hari dalam temaramnya
CaraMembuat. Potong bambu dengan ukuran panjang yang sama sekitar 1 meter lalu lekukkan atau sehingga membentuk lingkaran; Ikat ujung bambu dan seluruh bagian melingkar dengan menggunakan kawat, sehinnga lebih kuat dalam waktu yang lama
Caramembuatnya sangatlah mudah, kamu hanya harus merekatkan semua cangkir plastik ke seluruh badan lampion. Untuk membuat lampion satu ini hanya butuh niat dan ketekunan kok. Jika sudah jadi, kamu bisa menempatkannya di ruang favoritmu. Cahaya temaram yang dihasilkannya bakal membuat rumahmu lebih terasa cozy sekaligus elegan. 3.
idt7MWJ. Salah satu jenis kerajinan yang banyak ditemukan dan dijual di sekitar kita adalah lampion. Kerajinan membuat lampion dapat digunakan untuk menambah kreatifitas seseorang dan menambah penghasilan seseorang. Bahkan jika kamu melakukan dengan serius, bisa dijadikan ladang usaha mengingat produk ini sudah menembus pasar internasional. Bahan dasar yang dibutuhkan untuk membuat lampion biasanya adalah bambu. Bambu sangat mudah dijumpai, baik di daerah perkotaan maupun desa. Apakah kamu tertarik untuk membuat kerajinan lampion dari bambu? Jika jawabannya iya, maka kamu bisa mengikuti tutprial lengkap mengenai cara membuat lampion dari bambu yang mudah beserta gambarnya dibawah ini! Cara Membuat Kerajinan Dari Bambu Yang Mudah Kerajinan Lampion dari Bambu Untuk membuat kerajinan lampion dari bahan baku bambu, kamu membutuhkan pohon atau batang bambu yang sudah berusia tua. Biasanya bambu juga dapat dimanfaatkan untuk membuat rumah penduduk. Meski bahan bambu mudah ditemukan, namun harga kerajinan ini bisa mencapai jutaan rupiah. Kamu bisa cek harga lampion di passaran atau toko online. Kerajinan lampion dari bambu ini bisa dijual dengan harga mahal, karena dibutuhkan waktu yang lama untuk membuatnya maka tidak aneh pula kalau harganya mahal dan menjadi lebih istimewa. Melihat peluang yang sangat menarik dari kreasi lampion ini maka banyak juga orang yang tertarik untuk berwirausaha menjadi pengrajin lampion bambu. Bagaimana Cara Memilih Bambu Untuk Kerajinan Tangan? Cara memilih bahan, yaitu ambil bambu dengan usia sedang tidak terlalu muda atau tua. Jika sudah ditebang, Kamu bisa memotong bambu menjadi 2 atau 3 ruas bagian. Namun, tidak bisa langsung digunakan, melainkan harus disimpan di ruang sejuk sambil ditegakkan selama 5 hingga 6 hari. Alat dan Bahan yang Digunakan untuk Membuat Kerajinan Lampion dari Bambu Siapkan bahan bakunya. Yaitu, bambu dengan usia tidak terlalu muda dan tidak tua. Di samping itu, jangan lupa mencari bambu yang kering. Diameter ideal yang dapat digunakan yaitu 10 cm pilih juga bambu dengan ruas yang cukup panjang. Kemudian, potong menjadi 1,5 meter menyesuaikan berapa bagian. Persiapkan juga kabel secukupnya, sesuaikan dengan kebutuhan lampion akan diletakkan. Pastikan juga bahwa kabel masih dalam keadaan normal. Untuk penerangan juga siapkan lampu 5 watt. Sebetulnya ukuran watt lampu bisa menyesuaikan tergantung dari tingkat penerangan yang diinginkan. Kemudian, guna memperindah permukaan bambu berikan sentuhan dengan cat atau plitur. Serta gunakan cat pylox agar permukaan lebih mengkilap dan halus. Terakhir persiapkan semen sebagai pondasi atau dudukan lampion. Cara Membuat Kerajinan Lampion dari Bambu Beserta Gambarnya Gambar Lengkap Persiapkan bambu Potong bambu dengan ukuran sesuai keinginan, namun idealnya adalah ½ meter dengan diameter sekitar 10 cm. Kamu juga dapat menggunakan bekas bahan penyangga cor untuk bangunan. Buat ujung-ujungnya sama berlubang. Buat lubang di bambu Buat lempengan lingkaran sebagai alas dengan membuat lubang di tengahnya menggunakan alat bor. Buat lubang kecil Kemudian gambarkan pola titik-titik atau lubang-lubang kecil di sekeliling bambu untuk celah cahaya. Lakukan pengeboran pada pola titik-titik yang sudah dibuat. Beri lem dan rekatkan bambu dengan lempengan yang sudah dipersiapkan Berilah lem di permukaan dalam batang bambu bagian atas serta tepi lempengan yang sudah dibuat, agar dapat disatukan atau ditempel. Rekatkan menggunakan palu secara perlahan. Dan posisikan lempengan sedikit masuk agar tidak sejajar dengan batang bambu teratas. Warnai sesuai dengan warna kesukaan anda Semprot pylox cat pada seluruh permukaan luar bambu agar terlihat mengkilap dan bersih. Pasang kabel dengan lampu laun yang sudah dipersiapkan Lalu pasang kabel dan lampu melalui celah lempengan kayu. Letakkan lampion di tempat yang anda inginkan Dan setelah lampu dipasang, lampion bambu sudah siap bisa diletakkan untuk menerangi ruangan. Video Lengkap Pembuatan Lampu Hias Gantung Dari Bambu 6 Contoh Lampion dari Bambu Berikut beberapa contoh kerajinan lampion dari bambu Lampion Lingkar dan Lengkung Kreasi yang pertama ini hanya membutuhkan batang bambu sepanjang 35cm saja dengan diameter minimal 10 cm. Untuk pembuatannya sedikit sulit karena perlu memotong batang bambu secara spiral. Kemudian ujung lampion diatasnya sedikit ditarik atau ditekuk agar membentuk lampion seperti model diatas. Dan pada ujung bawah bambu perlu dibor atau solder untuk menghasilkan sedikit lubang sebagai tempat lampu. Lampion Bambu Runcing Untuk membuat jenis lampion bambu seperti ini hanya perlu membutuhkan batang bambu berdiameter kurang dari 10 cm tergantung dengan keinginan besar kecil lampu yang akan dibuat. Kemudian, potong bambu di salah satu ujungnya secara diagonal atau sedikit serong. Untuk membuat tempat lampu, anda bisa menggunakan perekat di bagian dalam bambu dan memberi lubang sedikit untuk tempat masuknya kabel. Lampion Bambu Mini dan Berlubang Kreasi lampion bambu berikutnya lampion mini seperti gambar diatas. Cara pembuatannya hampir sama dengan cara membuat lampu sebelumnya. Agar menghasilkan pantulan cahaya lebih terang, berikan banyak lubang di sekitar permukaan bambu. Pembuatan lubang dapat dilakukan dengan solder ataupun menggunakan paku. Anak kecil maupun orang dewasa juga bisa membuat kerajinan seperti ini. Lampion dengan bentuk seperti ini dapat digunakan untuk menghias kamar tidur, karena butuh diletakkan di atas meja atau lantai. Lampion Bambu Anyaman Jenis lampion hias satu ini mungkin cukup perlu waktu banyak, karena harus memotong bilah-bilah bambu untuk menyusunnya. Kemudian, bentuk juga lempengan dari bambu untuk bagian atas dan bawah. Banyaknya bilah disesuaikan dengan besar kecilnya sebuah lempengan. Lampu diletakkan secara menggantung di tengah. Dan cukup diberi lubang kecil sebagai penyaluran kabel. Lampion Berlubang Yang Simpel Pembuatan lampion model seperti ini hanya perlu batang bambu dengan panjang sedang yaitu sekitar 40 cm. Dengan diameter tidak terlalu besar, lampion model ini dapat diletakkan di atas meja untuk kamar tidur. Untuk membuatnya tinggal melubangi dengan bentuk yang diinginkan atau selera anda. Buat lubang di tengah bagian bambu. Kemudian berilah tempat untuk menyalurkan lampu dari bawah agar cahaya terlihat muncul di tengah-tengah lubang. Lampion Bambu Gantung Lampion bambu ini dibuat dengan cara menganyam bambu. Caranya cukup sulit, namun hal ini sebanding juga dengan nilai jualnya yang cukup mahal. Biasanya bentuk lampion seperti ini terlihat di rumah makan atau hotel yang terkenal. Mula-mula bambu dipotong menjadi bilah-bilah tipis dan panjang. Sehingga, permukaannya lentur mudah untuk dibengkokkan. Namun, membutuhkan keahlian khusus atau keterbiasaan untuk membuat kreasi lampion jenis ini. Kemudian beri celah di atas untuk menggantungkan lampu, maka dengan adanya rangka anyaman akan membuat bayangan lampu terbentuk indah di lantai atau permukaan. Tidak harus menjadi seniman untuk dapat membuat karya seperti lampion ini. Kamu pun bisa menciptakan karya seni rupa yang indah ini dengan mempelajari bentuk variasi lampion dan mengikuti cara membuat lampion dari bambu seperti artikel diatas. Baca juga artikel menarik lainnya mengenai kerajinan tangan dari bambu di bawah ini! Alat dan Bahan yang Digunakan untuk Membuat Kerajinan Lampion dari BambuCara Membuat Kerajinan Lampion dari Bambu Beserta GambarnyaBuat lubang di bambuBuat lubang kecilBeri lem dan rekatkan bambu dengan lempengan yang sudah dipersiapkanWarnai sesuai dengan warna kesukaan andaPasang kabel dengan lampu laun yang sudah dipersiapkanLetakkan lampion di tempat yang anda inginkanVideo Lengkap Pembuatan Lampu Hias Gantung Dari Bambu6 Contoh Lampion dari BambuLampion Lingkar dan LengkungLampion Bambu RuncingLampion Bambu Mini dan BerlubangLampion Bambu AnyamanLampion Berlubang Yang Simpel Lampion Bambu Gantung
Hallo sobat sindunesia kali ini kita akan belajar bagaimana cara membuat lampion. Lampion atau biasa disebut denglong oleh masyarakat Tionghoa, merupakan sebuah kerajinan yang biasa dipakai di Indonesia untuk penerangan kota, gedung-gedung, dan rumah tangga. Lampion biasanya dibuat silinder bulat tabung dan bola didalamnya terdapat lampu atau lilin yang dibakar. Karena lampion memberi penerangan pada malam hari, biasa dianggap sebagai simbol kegembiraan hidup. Selain itu lampion banyak juga dipakai ketika acara pesta, upacara, hari raya, dan lain sebagainya. Penasaran bukan bagaimana cara membuat lampion yang cantik dan menarik. Pembuatan lampion ini tidak sulit juga tidak rumit, Anda hanya perlu sedikit kesabaran saja. Baik, mari kita mulai, silahkan simak dan perhatikan langkah-langkahnya. Contents1 Cara Membuat Lampion Menyiapkan Alat dan Langkah-Langkah Membuat Lampion Terbang dari 1. Mempersiapkan 2. Membuat Kerangka dasar lampion 3. Pembuatan bahan bakar utama lampion 4. Pemasangan Dudukan Bahan 5. Finishing2 Cara Membuat Lampion dari Menyiapkan Alat dan Langkah Langkah Membuat Lampion Benang3 Akhir Kata4 Popular Search Cara Membuat Bagikan ini Cara Membuat Lampion Terbang Baik, kita akan membahas bagaimana cara membuat lampion terbang yang cantik dari kertas minyak simple sederhana dan sangat mudah dibuat. Menyiapkan Alat dan Bahan Bahan utama membuat lampion terbang dari kertas minyak adalah Kertas minyak, alasan mengunakan kertas minyak karena kertas ini memiliki kekuatan, lebih ringan, lebih tipis, serta mudah ditembus dan merambatkan cahaya. Selain itu kertas minyak memiliki daya tahan yang baik yang bisa lebih lama menahan panas, karena memiliki lapisan plastik yang rata. Dua bambu rotan, digunakan untuk membuat kerangka tulang pada lingkaran bawah lampion. Kawat tembaga, digunakan untuk menopang bahan bakar pada lampion. Tissu atau kain, sebagai bahan bakar utama dan sumber cahaya. Adapun alat membuat lampion terbang adalah Tang capit Alat potong pisau/cutter Penggaris Lem Setelah semua alat dan bahan lengkap, saatnya untuk eksekusi membuat lampion terbang dari kertas minyak. Langkah-Langkah Membuat Lampion Terbang dari Kertas 1. Mempersiapkan kertas Gunting bahan kertas tadi menjadi bentuk persegi dengan ukuran 65 cm x 39 cm sebanyak lima lembar. Ambil dan pisahkan empat dari lima kertas yang telah digunting. Lipat keempat tepian kertas tadi pada bagian atas sisi kiri dan kanan lalu lipat ke dalam sepanjang 4 cm seningga membentuk garis miring kedalam. Gunting dengan rapi pada bagian lipatan. Rekatkan keempat kertas yang telah digunting tadi dengan lem hingga membentuk seperti kotak. Tutup bagian atas kotak kertas yang telah jadi menggunakan sisa lembaran kertas yang dipisahkan tadi hingga berbentuk kotak persegi seperti gambar. Catatan Lakukan perekatan sesempurna mungkin, pastikan tidak ada celah sebagai jalan keluar hawa panas pembakaran. Kebocoran kecil saja akan membuat lampion kehilangan keseimbangan dan sulit terbang. 2. Membuat Kerangka dasar lampion terbang Bentuklah bambu yang telah disediakan sebelumnya menjadi lingkaran sesuai dengan diameter lebar kertas badan lampion. Setelah lingkaran terbentuk dengan sempurna, lanjut rekatkan lingkaran bambu tersebut menggunakan lem pada bagian bawah lampion yang tidak tertutupi kertas seperti gambar. Langkah pembuatan kerangka ini sebagai penguat dan penopang daripada lampion ketika nanti diterbangkan agar bentuk kotaknya tidak berubah. 3. Pembuatan bahan bakar utama lampion terbang Ambil lilin dan kertas tisu yang telah disiapkan sebelumnya. Panaskan lilin menggunakan alas teplon sampai sifat padatnya hilang dan berubah menjadi cair. Kemudian ambil beberapa lembar tisu makan dan lipat menjadi ukuran kecil daripada bentuk aslinya. Masukkan tisu kedalam cairan lilin yang masih panas dan biarkan beberapa saat sekitar dua menitan, sampai cairan lilin larut dengan sempurna. Setelah cairan lilin bercampur larut kedalam tisu. Angkat dan tiriskan sampai lilin pada tisu kembali padat dan bahan bakar pun siap digunakan. 4. Pemasangan Dudukan Bahan Bakar Membuat dan memasang dudukan bahan bakar merupakan rangkaian penting agar posisi bahan bakar tadi dapat diletakkan dengan baik dan tidak mudah goyang . Dudukan bahan bakar dibuat dari tali jenis kawat, kemudian dipasang bersilang saling mengait antara ujung satu ke ujung lainnya sampai posisi seimbang dan rapi. 5. Finishing Untuk proses akhir ini rekatkan beberapa sisa potongan kertas minyak tadi pada sisi bagian bawah lampion. Fungsi pemasangan potongan kertas tersebut sebagai stabilizer yang akan menjaga kestabilan lampion saat terbang sehingga lentera tetap stabil kokoh saat diterpa angin. Setelah semuanya selesai terpasang, lampion pun siap diterbangkan untuk menghiasi langit. Cara Membuat Lampion dari Benang Cara membuat lampion dari benang merupakan sebuah kerajinan yang mudah dibuat tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. Alat dan bahannya pun banyak dan mudah ditemukan disekitar kita. Selain itu jika Anda suka berkreasi bisa ditambahkan hiasan dari kain flanel warna-warni agar penampilan lampion lebih meriah dan indah. Nah langsung saja simak berikut langkah-langkahnya, ada beberapa daftar alat dan bahan yang perlu disiapkan untuk membuat lampion benang. Menyiapkan Alat dan Bahan Tujuh Alat dan Bahan Untuk Membuat Lampion Benang. Balon karet digunakan untuk membuat bentuk dan sebagai badan lampion. Benang warna digunakan sebagai bahan utama membuat lampion. Lem kayu digunakan untuk merekatkan benang ke balon karet. Kain flanel digunakan untuk menghias lampion agar lebih cantic dan meriah. Kuas digunakan sebagai alat mengoleskan lem pada balon. Gunting untuk membentuk dan memotong bahan lampion. Lampu bohlam gigunakan sebagai sumber cahaya dari lampion benang. Langkah Langkah Membuat Lampion Benang Setelah semua alat dan bahan yang dibutuhkan telah siap, sekarang waktunya untuk eksekusi membuatnya. Dalam proses pembuatan lampion cukup diperlukan ketekunan serta keuletan saja. Berikut langkah-langkah membuat lampion benang. Ambil balon karet yang sudah disiapkan, tiup dan isi angin sampai membentuk ukuran yang diinginkan. Usahakan jangan terlalu besar karena akan memerlukan bahan dan waktu yang lebih banyak pula. Buat adonan lem kayu dengan sedikit air dalam wadah dan aduk-aduk sampai sifat lem sedikit encer. Pastikan lem tersebut tidak terlalu encer sampai menghilangkan daya rekatnya. Setelah lem tercampur sempurna dengan air, gunakan kuas dan oleskan lem ke semua permukaan balon tersebut, hal ini dilakukan agar benang bisa melekat pada balon. Setelah permukaan balon rata terselimuti lem, kemudian lilitkan benang pada balon dengan acak menyilang. Bila lilitan benang sudah kelihatan rata dan sedikit tebal, lapisi ulang seluruh permukaannya menggunakan lem dan lilitkan lagi benang ke balon sampai pada tingkat ketebalan yang Anda inginkan. Perlu diketahui apabila semakin tebal lilitan benang pada balon maka akan semakin redup cahaya yang keluar dari lampion. Setelah selesai langkah pelapisan benang lalu lapisi kembali seluruh permukaan benang dengan lem, agar lapisan luar lampion menjadi kuat dan kelihata bertekstur. Tunggu lem sampai mengering, usahakan selama pengeringan lem, balon di gantung dan hindarkan dari panas matahari langsung, karena dikawatirkan balon akan rusak dan meledak. Setelah lem benar-benar kering, potong pada bagian bawah balon untuk membuat lubang sebagai tempat pemasangan bohlam lampu. Langkah terakhir satukan lampion yang telah dibuat dengan bohlam lampu yang telah disiapkan. Agar tampilan lampion benang semakin menarik dan cantik, Anda boleh menghias menggunakan kain flanel dan membentuk berbagai karakter lucu sesuka hati. Akhir Kata Itulah cara membuat lampion benang, bagaimana menarik bukan? Dengan bahan yang sederhana Anda bisa membuat lampion yang memiliki nilai seni tinggi dan menarik. Bagaimana cukup mudah bukan cara membuat lampion? semoga tutorial cara membuat lampion terbang dari kertas minyak, cara membuat lampion dari benang diatas dapat bermanfaat, serta jangan lupa untuk tetap stay baca di Oke cukup sekian dulu dan sampai jumpa pada artikel-artikel unik dan menarik berikutnya mengenai, Cara membuat lampion dari kertas origami. Popular Search Cara Membuat Lampion Cara Membuat Lampion Gantung, Cara Membuat Lampion Terbang, Cara Membuat Lampion Dari Bambu, Jenis-Jenis Tas. Cara Membuat Lampion Dari Kertas Karton, Macam-Macam Kerajinan Kerang, Cara Membuat Lampion Sederhana, Cara Membuat Lemari Minimalis. Cara Membuat Lampion Dari Kertas Krep, Cara Membuat Lampion Dari Kertas Warna, Cara Membuat Lampion Dari Balon, Cara Membuat Lampion Dari Sendok Plastik dan lain-lain.
Unduh PDF Unduh PDF Lampion adalah hiasan yang dapat memperindah ruangan atau memberikan nuansa khusus pada acara di luar ruangan. Selain itu, lampion juga cukup mudah dibuat! 1 Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan Lem lem batang atau lem cair bisa digunakan Selotip atau lem balon terbang Gunting Selembar kertas kosong Spidol untuk menggambar Kertas tebal atau karton tipis sebagai alas dan tutup lampion Tali atau benang untuk menggantung lampion Lilin elektronik berukuran kecil 2 Buat gambar pada kertas kosong. Anda bisa menggambar apa saja pada selembar kertas putih polos biasa. Gunakan spidol, karena warna cat dan krayon akan lebih menghalangi sinar lilin. Gunakan kertas berwarna lainnya jika Anda ingin berkreasi. Hanya saja, pastikan untuk memilih kertas yang tidak terlalu tebal sehingga sinar lilin bisa melaluinya. Semakin tipis kertas akan semakin bagus. Walaupun begitu, kertas minyak terlalu tipis untuk digunakan, karena lampion Anda harus cukup kuat. Gambar warna-warni dengan garis-garis hitam yang tebal akan tampak cantik. 3 Lipat kertas secara vertikal seperti kipas. Untuk melipatnya dengan benar, pastikan untuk melipatkan lapisan yang pertama di atas lapisan selanjutnya. Jangan letakkan lipatan yang pertama di bawah lipatan selanjutnya, seluruh lipatan selanjutnya harus diletakkan di bawahnya. Bayangkan langkah ini seperti melipat bolak-balik. Saat membuat lipatan baru, sisa kertas yang belum terlipat akan terletak di depan atau di belakang bagian yang sudah terlipat. Semakin Anda berhati-hati membuat lipatan, semakin cantik lampion yang dihasilkan. Anda boleh mencoba melipat kertas dengan lebar yang berbeda-beda, hingga menemukan yang paling Anda sukai. 4 Satukan ujung kertas yang telah dilipat hingga membentuk lingkaran. Satukan ujung kertas dengan mengoleskan lem atau memasangkan selotip ke lipatan kertas yang terakhir kemudian menempelkan ujung kertas lainnya ke atasnya. Anda juga bisa memasangkan selotip bolak-balik di kedua ujung kertas, sehingga saat ditempelkan hasilnya akan lebih kuat. Pastikan untuk menekan kedua sisi kertas selama beberapa saat untuk memastikannya merekat dengan baik. 5 Buat 2 buah lingkaran dari kertas yang lebih tebal sebagai alas dan tutup lampion. Ukuran kedua buah lingkaran harus sama. Untuk mengetahui ukuran lingkaran, letakkan lampion di atas kertas yang akan Anda gunakan, dan jiplak bentuknya perlahan-lahan. Potong lingkaran mengikuti bagian dalam garis yang Anda gambar. Dengan demikian, tutup dan alas lampion tidak akan mencuat keluar melebihi ukurannya. Pastikan untuk menggunakan kertas yang cukup kuat untuk menyangga lilin elektronik dan lampion itu sendiri. 6 Rekatkan alas dan badan lampion. Pada langkah ini, Anda boleh menggunakan lem atau selotip, maupun gabungan keduanya agar hasilnya lebih kuat. Jika ragu lem yang Anda punya cukup kuat untuk merekatkan alas dan badan lampion, pertimbangkan untuk menggunakan lem tembak. Hanya saja, berhati-hatilah agar tidak terluka. 7 Buat 2 buah lubang kecil pada badan lampion untuk memasangkan tali. Gunakan pulpen, pelubang kertas, ataupun ujung gunting untuk membuat 2 buah lubang kecil di dekat puncak lampion sekitar 1-2,5 cm dari ujungnya. Posisikan lubang sehingga tepat berseberangan satu sama lain, agar lampion dapat menggantung sejajar. Bayangkan seperti melubangi lampion dengan batang kayu dari satu sisi hingga menembus sisi lainnya. Seperti inilah posisi lubang yang seharusnya Anda buat. 8 Potong tali dan pasangkan ke lampion. Bayangkan seperti memasangkan pegangan pada lampion. Anda dapat memasangkan "pegangan" ini dengan memasukkan tali melalui lubang di kedua sisi lampion dan mengikatnya. Masukkan tali dari sisi dalam lampion dan buat simpul di sisi luar lubang. Panjang tali yang Anda butuhkan bergantung pada ketinggian lampion, yang ditentukan oleh tempat pemasangannya. 9 Buat lubang di tutup lampion dan masukkan tali melalui lubang ini. Lubangi bagian tengah tutup lampion, kemudian geser ke bawah mengikuti tali, sehingga tutup ini masuk ke dalam badan lampion. Agar tutup lampion tidak mudah terlepas, Anda bisa memasangkan beberapa buah lem balon terbang pada tali untuk mempertahankan posisinya. Jangan sampai tutup lampion mudah terangkat, namun jangan juga merekatkannya secara permanen, karena inilah satu-satunya akses Anda ke lilin. 10 Masukkan lilin elektronik kecil di dalam lampion. Jika Anda segera akan menggunakan lampion, nyalakan lilin ini sekaligus. Perhatikan, walaupun dalam contoh gambar digunakan lilin biasa, pilihan ini tidak disarankan karena berisiko menimbulkan kebakaran. 11Nikmati lampion buatan Anda sendiri! Jika Anda memutuskan untuk menggunakan lilin biasa dalam lampion ini, pastikan untuk tidak menggantungnya di tempat berangin, karena jika lampion bergoyang bersama lilin yang menyala di dalamnya, lampion akan terbakar. Iklan 1 Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan. Anda bisa membeli sebagian besar bahan-bahan ini di toserba atau toko bahan kerajinan tangan Stoples mason jar bening ukuran 0,5 liter stoples bermulut lebar lebih disarankan Serat poliester isi boneka Lumut idealnya beraneka lumut warna-warni[1] Benang atau tali berwarna atau warna-warni pilihan Anda Lilin elektronik berukuran kecil harus lilin elektronik Gunting Kain sebagai penutup stoples pilihan 2Pastikan untuk menggunakan permukaan yang datar, bersih, dan halus selama membuat lampion. Jangan buat prakarya ini di atas karpet, atau taplak meja berenda, karena serpihan lumut akan tersebar, selain itu, serat poliester juga akan membawa serpihan, debu, dan kotoran lainnya. 3Letakkan bahan dan peralatan Anda. Letakkan gumpalan serat poliester dan lumut di hadapan Anda, juga stoples yang terbuka beserta tutupnya di dekat Anda. Siapkan juga lilin elektronik yang akan digunakan. 4Perkirakan seberapa banyak serat poliester yang dibutuhkan. Untuk melakukannya, ambil sebagian serat poliester dan masukkan ke dalam stoples. Stoples harus terisi penuh dengan serat poliester, namun bagian tengahnya harus disisakan untuk meletakkan lilin elektronik. 5Taburkan sebagian lumut ke dalam stoples kosong. Bagian dasar stoples akan menjadi bagian atas lampion. Taburkan sebagian lumut ke dalam stoples sebelum memasukkan serat poliester untuk memastikan seluruh bagian dasarnya terlapisi dengan lumut. 6 Berikan lumut di lapisan luar serat poliester. Tentukan jenis lumut atau kombinasi lumut yang akan Anda gunakan di bagian dalam lampion, dan kemudian tuangkan di atas serat poliester. Ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan Keluarkan serat poliester dari dalam stoples dan gulingkan di atas lumut, kemudian taburkan lumut lagi dan tekan ke permukaan serat poliester sambil memasukkannya ke dalam stoples. Setelah itu, Anda bisa menggunakan tangan untuk meletakkan lumut lainnya di antara serat pengisi dan dinding stoples, hingga puas dengan tampilannya. Biarkan serat pengisi tetap berada di dalam stoples. Pegang sisi stoples dan gunakan tangan Anda untuk menata serpihan lumut di antara serat dan dinding stoples hingga Anda puas dengan tampilannya. Perhatikan bahwa Anda hanya perlu meletakkan lumut di lapisan luar serat pengisi. Lumut hanya akan terlihat dari dinding stoples. Jadi, Anda bisa meletakkan lumut di mana saja, asalkan masih berada di antara serat pengisi dan dinding stoples. 7 Jangan tambahkan lumut terlalu banyak. Lawan godaan untuk melapisi seluruh dinding stoples dengan lumut. Lapisan lumut yang terlalu tebal akan menghalangi sinar lilin elektronik. Saat lilin menyala, tampilan lumut yang melapisi dinding stoples akan tampak cantik. Namun, jika lilin belum menyala, tampilannya akan menyerupai pola hutan yang redup. 8 Keluarkan sebagian serat pengisi dari tengah-tengah stoples. Gunakan tangan Anda untuk mencungkil bagian tengah stoples. Inilah tempat Anda akan meletakkan lilin elektronik. Pastikan untuk memberikan cukup ruang bagi lilin elektronik, namun masih mampu mempertahankan posisi lumut yang menempel di dinding stoples. Anda boleh membuat lubang yang berukuran sedikit lebih besar dibandingkan lilin elektronik. Anda mungkin harus mencoba-coba terlebih dahulu untuk menyempurnakannya. Jika setelah menyalakan lampion, Anda ingin membuat sinarnya terpancar lebih terang, keluarkan sebagian serat pengisinya lagi. 9 Masukkan lilin elektronik ke dalam lampion. Nyalakan lilin ke arah dasar stoples, yang akan menjadi bagian atas lampion. Tambahkan sedikit serat pengisi lagi setelah lilin elektronik dimasukkan. Dengan begitu posisinya tidak akan bergeser. 10 Pasangkan tutup stoples dan coba lampion Anda. Setelah memasangkan tutupnya, balik stoples sehingga tutupnya terletak di bawah. Semua isi di dalam stoples seharusnya tidak bergerak. Jika tidak demikian, tambahkan lagi serat pengisinya. Pada titik ini, Anda juga bisa mencoba lampion dengan menyalakan lilin elektronik dan menyesuaikan tampilannya sesuai keinginan. 11 Hias lampion Anda. Setelah jadi, lilitkan tali mengelilingi leher stoples tepat di bawah cekungan tutupnya dan ikatkan membentuk simpul pita. Jika Anda tidak suka membiarkan tutup stoples polos begitu saja, oleskan lem ke permukaannya dan hias dengan lilitan tali. Warna netral atau warna bernuansa tanah lebih disarankan sehingga cocok dengan warna lumut alami di dalam lampion. 12 Nikmati lampion buatan Anda! Memang tidak banyak hal yang bisa Anda lihat di siang hari, namun di malam hari, tampilannya akan menjadi sangat cantik! Ikuti panduan ini untuk menyalakan dan mematikan lampion Tegakkan stoples dengan tutup menghadap ke atas, buka tutupnya, keluarkan serat pengisi di sekitar lilin elektronik, nyalakan lilin, kemudian masukkan kembali serat pengisi dan pasangkan lagi tutup stoples. Iklan 1 Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan Stoples kaca Pola gambar Kertas memo Gunting Cat semprot kaca Lilin lilin berukuran kecil lebih disarankan Kawat tebal pilihan Gunting kawat pilihan Tang pilihan Pasir, garam laut, atau garam epsom pilihan Kawat gantungan pilihan 2Pastikan stoples Anda bersih dan kering. 3 Buat gambar di atas kertas memo. Anda bisa menggunakan pola atau menggambar bebas, asalkan mudah digunting. Anda juga boleh menggunakan stiker bergambar kesukaan Anda, asalkan rela membuangnya. 4Gunting gambar yang Anda buat dan rekatkan ke stoples. Pastikan untuk merekatkan gambar di sisi luar stoples. 5Semprotkan cat kaca ke permukaan stoples. Pastikan untuk menyemprotkan cat secara merata, dan melapiskannya ke atas gambar yang telah Anda rekatkan. 6 Biarkan cat kaca mengering. Pastikan untuk menunggu hingga cat kaca benar-benar kering sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya. Waktu yang dibutuhkan hingga kering biasanya kurang dari 10 menit, bergantung pada merek cat. Waktu pengeringan ini seharusnya tercantum dalam kemasan cat. Jika Anda ingin memastikan kondisi cat, pegang permukaan stoples. Seharusnya akan terasa kering. 7 Lepaskan pola kertas memo dari sisi luar stoples. Setelah cat kaca mengering seluruhnya, Anda bisa melepaskan pola kertas. Dengan begitu, permukaan stoples akan terlapisi cat kaca dengan beberapa bagian bening berpola. 8Masukkan lilin ke dalam stoples. Untuk mempertahankan posisi lilin, tuangkan sedikit pasir, garam laut, atau garam epsom ke dalam stoples. 9 Buat gagang lampion pilihan. Buatkan gagang lampion jika Anda ingin menggantungnya. Untuk membuat gagang lampion Perkirakan panjang gagang yang Anda butuhkan dengan melilitkan kawat tebal mengelilingi mulut stoples tepat di bawah celah tutupnya. Selanjutnya, tarik kawat ke arah atas dan lengkungkan di atas stoples sesuai ketinggian yang Anda inginkan, kemudian, potong kawat. Lilitkan salah satu ujung kawat mengelilingi mulut stoples, tekuk ke atas seperti gagang, dan kemudian satukan kedua ujung kawat dengan memelintirnya dengan tang. Tekuk ujung kawat yang belum terikat menjadi gagang, kemudian satukan dengan kawat di sekitar mulut stoples dengan melilitkan kawat satu mengelilingi kawat lainnya. . 10Nikmati lampion buatan Anda! Iklan 1 Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan[2] Karton beraneka warna, pola, dan tekstur sesuai pilihan Anda Pensil dan penghapus berkualitas baik Paku payung Gunting atau pisau cutter Selotip bolak-balik Styrofoam atau papan busa untuk membuat lubang Pola gambar pilihan 2 Tentukan ukuran lampion. Anda akan membuat lampion ini dengan menggambar di selembar karton, melubanginya, merekatkannya menjadi tabung, dan memasangkannya mengelilingi lilin. Sebelum menggambar di atas karton, tentukan terlebih dahulu ukuran lampion, dan jika perlu, gunting karton mengikuti ukuran ini. Anda mungkin perlu menyesuaikan lampion dengan ukuran lilin yang akan digunakan. Anda juga bisa menentukan ukuran lampion berdasarkan ukuran karton atau tempat pemasangannya nanti. 3 Buat gambar di atas karton. Gunakan pensil untuk menggambar pola yang Anda sukai tipis-tipis di tengah karton. Bagian ini akan menjadi sisi depan lampion Anda. Anda tidak harus membatasi diri dengan membuat sisi depan lampion saja. Anda juga bisa membuat gambar pola keseluruhan lampion, atau beberapa sisinya sekaligus. Buatlah sesuai keinginan Anda! Anda mungkin tergoda membuat pola yang rumit. Namun, ingatlah bahwa semakin banyak lubang yang harus dibuat, semakin lama waktu pembuatan lampion Anda! Ingatlah untuk membuat pola tipis-tipis sehingga mudah dihapus setelah melubanginya. 4 Gunakan paku payung untuk membuat lubang di sepanjang garis pola yang Anda buat. Usahakan untuk memberi jarak yang sama di antara setiap lubang. Buat lubang hingga pola Anda selesai. Pada langkah ini, letakkan karton di atas styrofoam atau papan busa, sehingga ujung paku payung bisa masuk ke dalamnya. Anda boleh membuat lubang berukuran 1 atau 2 mm, namun tidak perlu mengukurnya secara pasti, cukup perkirakan berdasarkan penglihatan saja. 5 Hapus pola yang dibuat dengan pensil. Gunakan penghapus yang bagus dan lembut untuk menghapus garis pola buatan Anda. Penghapus putih yang tebal dan lembut bisa Anda gunakan. Pastikan untuk tidak menekan penghapus terlalu kuat ke permukaan karton selama menghapus pola, atau lubang yang Anda buat akan menjadi sedikit tertutup setelahnya. Jika lubang yang Anda buat sedikit tertutup setelah menghapus pola pensil, tidak masalah. Anda hanya perlu menekan paku payung sekali lagi ke dalamnya. 6 Gulung karton membentuk tabung, dan satukan kedua sisinya. Untuk menyatukan kedua sisi tabung, pasangkan selotip bolak-balik di sisi belakang salah satu ujung karton, dan sisi depan ujung karton lainnya, sehingga keduanya dapat direkatkan dengan erat. Jika ukuran lilin yang Anda gunakan cukup besar, gulung karton mengelilingi lilin hingga bentuknya sesuai keinginan Anda. 7Letakkan tabung kertas Anda mengelilingi lilin. Letakkan lilin kecil di tempat lilin, kemudian nyalakan. Setelah itu, letakkan tabung mengelilingi lilin yang sudah menyala. Untuk mengurangi risiko kebakaran, gunakan lilin elektronik sebagai gantinya. 8Nikmati lampion buatan Anda! Iklan 1 Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan[3] Kantong kertas berwarna putih idealnya berukuran 9 x 16,5 cm Alat bantu lipat untuk membantu melipat kantong kertas Pensil opsional Pola gambar opsional Pisau kerajinan tangan disebut juga sebagai pisau X-ACTO, opsional Secarik karton opsional Kawat untuk menggantung sebaiknya kawat ukuran 22 awg sepanjang 18 cm Sekat lubang dan tang Lilin elektronik kecil 2Lipat ujung atas kantong kertas. Untuk melakukannya, lipat ujung atas kantong perlahan-lahan mengelilingi tepi kantong. 3Rapikan lipatan Anda. Tekan sisi kantong bagian yang melipat di kedua sisi kantong dan tekan alat bantu lipat hingga lipatan Anda rapi dan rata demikian juga kedua sisi kantong.[4] 4 Buat pola pada kantong. Gunakan pensil untuk menggambar pola di bagian depan kantong, kemudian potong pola itu menggunakan pisau kerajinan tangan. Letakkan selembar karton di dalam kantong untuk melindungi sisi belakangnya. Jika Anda tidak ingin membuat pola pada kantong, Anda bisa langsung melanjutkan ke langkah selanjutnya, yaitu pemasangan sekat lubang ke sisi kantong. 5 Pasangkan sekat lubang ke sisi kantong kertas. Letakkan 1 sekat lubang di tengah kedua sisi kantong, sekitar 1 cm dari bagian atasnya. Untuk mencari bagian tengah kantong, gunakan lipatan garis tengah kedua sisi kantong sebagai panduan. Perhatikan bahwa Anda tidak harus menggantung lampion ini. Sebagian orang cukup puas dengan hanya memasukkan lilin kecil ke dalam kantong kertas putih dan membiarkannya. 6 Masukkan kawat melalui sekat lubang untuk membentuk "gagang" lampion. Untuk mengencangkan kawat, tarik kawat melalui sekat lubang, kemudian satukan kedua ujungnya dan pelintir menjadi satu. Sebelum memasukkan lilin kecil ke dalam kantong, pastikan kawat telah terpasang kencang di kantong. 7Masukkan lilin kecil ke dalam kantong. Lilin elektronik berukuran kecil lebih disarankan, karena lilin kecil biasa berisiko menimbulkan kebakaran, terutama jika lampion digantung di tempat yang mudah bergoyang. 8Nikmati lampion buatan Anda! Iklan Peringatan Berhati-hatilah saat menggunakan lilin biasa, terutama bersama lampion kertas di dalam rumah, karena guncangan sedikit saja dapat menyebabkan lilin bergeser dan membakar lampion. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
cara membuat lampion dari bambu